testimoni

testimoni

JR Hokkaido Terancam Pailit dan Berhenti Beroperasi Pada 2020

Seorang penumpang saat memasuki rangkaian Hokkaido Shinkansen
The Japan Times

[26/1/17]. Ada sedikit kabar menyedihkan datang dari pulau paling utara di Jepang, Hokkaido. JR Hokkaido menyatakan bahwa perusahaan tengah mengalami kesulitan keuangan dan diperkirakan hanya akan bertahan sampai tahun 2020 mendatang. Dilansir dari Yahoo Japan, hal tersebut disampaikan oleh pihak Divisi Perencanaan dan Lalu Lintas JR Hokkaido pada Rabu (25/1) kemarin.

Tak hanya terancam tak dapat mengoperasikan kereta api lagi, sebelumnya JR Hokkaido menyatakan kesulitan untuk membiayai perbaikan jalan rel di Hokkaido. Akibatnya JR Hokkaido terpaksa menutup serta menghentikan operasional sejumlah jalur termasuk Jalur Rumoi akibat terus merugi.

Melalui perhitungan yang dilakukan oleh JR Hokkaido bersama dengan Komite Khusus Bidang Perencanaan Transportasi yang dibentuk oleh Parlemen Hokkaido dalam jangka waktu 5 tahun (2006-2008), diketahui bahwa tiap tahunnya JR Hokkaido menghabiskan dana JPY 30 miliar atau sekitar Rp 3,5 triliun, di mana tiap tahunnya mereka harus menyisihkan JPY 18 miliar untuk pengembalian investasi serta membayar hutang.

Rangkaian KiHa 261 yang dioperasikan oleh JR Hokkaido sebagai kereta Limited Express Super Soya
Wikipedia

Saat ini, JR Hokkaido telah meminjam dana sebesar JPY 120 miliar (termasuk PSO) lewat Organisasi Pengembangan Konstruksi Jalur Kereta Api dan Fasilitas Transportasi untuk 3 tahun dari 2016 hingga 2018 mendatang. Selain itu, kekurangan dana tersebut juga di-cover oleh Pemerintah Daerah Hokkaido.

Saat JR Hokkaido mengalami kesulitan pendanaan untuk operasional kereta api serta perawatan jalur kereta api perintis, di sisi lain JR Hokkaido masih bisa melakukan perawatan serta mengoperasikan sejumlah jalur seperti Sapporo-Asahikawa, Sapporo-Bandara Chitose Baru, Tomakomai-Muroran, Bandara Chitose Baru-Obihiro, bahkan membiayai pembangunan jalur Hokkaido Shinkansen dari Shin-Hakodate Hokuto hingga Sapporo yang rencananya akan beroperasi pada 2030.

Jika JR Hokkaido benar pailit dalam kurun waktu 3 tahun mendatang, maka kemungkinan operasional kereta api di Hokkaido akan diambil alih oleh JR East. Namun JR Hokkaido juga memberikan sinyal bahwa operasional jalur kereta api di sana akan digantikan oleh bus.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment