testimoni

testimoni

KCJ Berencana Menerapkan Sistem Fare Adjustment

http://jakartabytrain.com/data/wp-content/uploads/2016/01/Commuter-Vending-Machine-IMG_20160115_093222.jpg
Ilustrasi-Salah satu mesin Commuter Vending Machine (Jakartabytrain)
[11/1/2017]-Ada kabar gembira untuk semua pengguna transportasi KRL di Jabodetabek. Pasalnya, sistem fare adjustment atau yang bisa diterjemahkan sebagai penyesuaian tarif atau bayar kekurangan ini sudah direncanakan oleh KCJ untuk diterapkan segera bagi para pengguna Tiket Harian Berjaminan atau disebut THB.

Seperti yang dilansir oleh Detiknews.com, sesuai yang dijelaskan oleh Direktur Utama PT KCJ Muhammad Nurul Fadhila, sistem yang sekarang berlaku di mana penumpang yang turun tidak sesuai relasinya akan dikenakan penalti di mana THB diambil dan jaminan hangus, nantinya akan berubah di mana penumpang yang turun pada stasiun yang tidak sesuai relasinya tersebut dan saldo Multi Tripnya kurang hanya harus membayar selisih biaya yang telah dibayar dengan biaya untuk relasi tersebut.

Tidak hanya rencana penerapan sistem fare adjustment saja, juga termasuk dalam rencana ini adalah KMT (Kartu Multi Trip) dan THB untuk bisa diisi tidak hanya di stasiun, tetapi juga di minimarket, ATM, dan e-banking, yang semuanya sudah ditunggu-tunggu oleh para pengguna jasa KRL.

Sistem seperti ini tentu saja akan lebih menguntungkan bagi penumpang karena tidak harus terkena penalti lagi, tetapi cukup membayar kekurangannya, sehingga akan lebih murah. Rencana ini juga sejalan dengan solusi yang telah ditawarkan KCJ sebelumnya pada focus group discussion yang telah diselenggarakan Agustus 2016 lalu. Selain itu, jika KMT dan THB dapat diisi di luar stasiun, tentu fleksibilitas pengguna jasa akan meningkat.

Baca juga: PT KCJ Adakan Focus Group Discussion Bersama Pengguna KRL

Fare adjustment atau bayar kekurangan sendiri sebenarnya bukan merupakan barang baru di dunia transportasi massal berbasis rel, karena Jepang telah menerapkan sistem ini di sebagian besar perusahaan kereta api mereka sejak lama. Meskipun demikian, tentu tidak ada salahnya jika KCJ juga mengikuti sistem seperti ini.

Mari kita menunggu kapan inovasi-inovasi yang sudah ditunggu-tunggu ini mulai diterapkan, dan semoga saja ketika diterapkan tidak ada masalah teknis.

Sumber:
Detiknews.com

Railway Enthusiast Digest|Ikko Haidar Farozy 

About Ikko Haidar Farozy

Hanya orang biasa yang juga menulis di RE-Digest.
    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment