testimoni

testimoni

Perjalanan KRL Terganggu Akibat Kebakaran Permukiman Dekat Gardu Listrik Jakarta Kota

Rangkaian KRL saat melintas di lokasi kebakaran
istimewa

[6/1/16]. Permukiman padat penduduk di dekat proyek Gardu Listrik Jakarta Kota terbakar pada Kamis (5/1). Kebakaran bermula sekitar pukul 20.30. Api dengan cepat membakar permukiman karena kebanyakan rumah dibangun menggunakan material yang mudah terbakar. 

Sebanyak 32 unit mobil pemadam kebakaran dari diturunkan untuk memadamkan api. Petugas Pemadam Kebakaran dibantu oleh warga sekitar bahu membahu memadamkan api agar kebakaran tidak semakin meluas. Hujan deras yang mengguyur di lokasi kebakaran sedikit membantu petugas memadamkan api.




Akibat peristiwa ini, sejumlah perjalanan KRL tertahan di Stasiun Jakarta Kota dan Stasiun Jayakarta. KRL yang tertahan diantaranya adalah KA 1444 Commuter Line Bekasi-Jakarta Kota dan KA 1224 Commuter Line Bogor-Jakarta Kota yang tertahan di Stasiun Jakarta Kota. Keduanya tertahan di stasiun dan berhasil diberangkatkan kembali secara beriringan pada pukul 20.55 dan 20.58.

Selain itu, KA tertahan lainnya diantaranya adalah KA 1435 yang tertahan di sinyal masuk Stasiun Jakarta Kota, 1225 di sinyal blok petak Jayakarta-Jakarta Kota, 1229 di Stasiun Jayakarta, dan 1447 di sinyal blok petak Mangga Besar-Jayakarta. Rangkaian yang tertahan kembali ke Manggarai menggunakan sepur salah sampai Stasiun Gambir. Arus listrik di kabel LAA yang berada di Stasiun Jakarta Kota dimatikan guna mencegah terjadinya konsleting listrik serta memudahkan petugas untuk memadamkan api.

Perjalanan KRL Bekasi-Jakarta Kota dan Bogor-Jakarta Kota terpaksa dipotong perjalananannya hanya sampai Stasiun Manggarai. Setidaknya 90 rumah hangus terbakar dalam peristiwa ini. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.30. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Diduga kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik yang terjadi pada salah satu rumah.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo
Detik
Okezone
Metrotvnews.com

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment