testimoni

testimoni

Selamat Berdinas di Indonesia, 6131F!

Tokyo Metro 6131F saat memasuki Stasiun Bojong Gede

[17/1/17]. Setelah sekian lama menanti, akhirnya si "bintang baru" Tokyo Metro 6131F resmi berdinas melayani penumpang di Jabodetabek. KRL ini mengawali dinasannya di Indonesia  sebagai KA 1809 KRL Commuter Line Bogor-Duri. Ada sejumlah keistimewaan yang ada pada dinasan perdana kali ini.

Seperti peta rute KRL pada rangkaian ini yang menunjukan bahwa operasional KRL di Lintas Kulon sudah sampai di Stasiun Rangkasbitung. Signage yang ada di dalam kereta pun sudah cukup lengkap. Namun sayangnya nomor kereta masih belum dipasang serta display pintu dimatikan sehingga tidak ada bunyi bel pada saat kereta membuka maupun menutup pintu.

Peta serta display yang terpasang di atas pintu

Berbeda dengan saudara-saudara refurbishment lainnya, formasi rangkaian pada Tokyo Metro 6131F ini masih urut dan asli dari pabriknya. Susunan kereta tidak berubah sama sekali yakni dimulai dari 6131-6231-6331-6431-6531-6631-6731-6831-6931-6031. Lain halnya dengan saudara refurbishmentnya yang formasi rangkaiannya acak dan tidak asli.

Formasi rangkaian 6131

Selain itu, pintu kereta pada rangkaian ini berbeda dengan Tokyo Metro 6000 pada umumnya. Pada set ini pintu kereta memiliki kaca jendela yang lebar selayaknya yang ada pada Tokyo Metro 05. Sistem pendinginannya pun juga berbeda. Lain halnya dengan saudara refurbishmentnya di Indonesia yang penyebaran pendinginannya masih menggunakan kipas angin, pada Tokyo Metro 6131F sistem penyebaran pendinginannya sudah menggunakan blower.

Ada juga hal "kecil" yang membuat rangkaian KRL ini terasa istimewa. Rangkaian 6131F ini merupakan rangkaian KRL pertama yang ditempeli stiker "mikrolet" tanda lulus uji sertifikasi Kemenhub. Stiker ini ditempel di atas penomoran Kemenhub rangkaian ini.



Jendela pintu yang lebar seperti Tokyo Metro 05

Pendinginan ruangan yang sudah menggunakan sistem blower

Stiker tanda lulus uji sertifikasi Kemenhub

Sebelumnya pada 14 Desember 2016 lalu, rangkaian Tokyo Metro 6131F ini menjalani proses adaptasi lingkungan berbarengan dengan diujicobakannya rangkaian JR 203-02F dengan stamformasi 12 kereta serta JR 205-15F yang usai mengganti keping roda. Pada 11 Januari 2017 lalu, rangkaian ini menjalani proses uji sertifikasi oleh Kemenhub sebelum diizinkan berdinas di Indonesia.

Pengiriman Tokyo Metro 6131F ini bisa dibilang istimewa karena dia dikirimkan sendirian, tidak seperti rangkaian refurbishment lainnya yang dikirim bersama-sama. Rangkaian ini dikirimkan dari Jepang pada 19 Oktober 2016 dan tiba di Indonesia pada 30 November 2016.



RE Digest | Bayu Tri Sulistyo | Ikko Haidar Farozy | MPSCLFJRN

About Muhammad Pascal Fajrin

Just a kid from yesterday, today. An early "two-headed age" young man with big dreams, and still trying to make those dreams come true. A romantic, loving, and caring person. Likes nasi goreng so much.
    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment