testimoni

testimoni

Tabrakan KA di Luksemburg Tewaskan 1 Orang

Pandangan udara di tempat kejadian (RT)
[15/02] - Di tanggal 14 Februari pada saat orang-orang merayakan hari kasih sayang, sebuah kabar duka datang dari Luksemburg.

Sesuai yang dilansir oleh Euronews dan Wort.lu, sekitar pukul 08.40 waktu setempat pada hari Selasa tanggal 14 Februari kemarin, terjadi tabrakan antara KA penumpang tujuan Zoufftgen, Perancis dengan KA barang bermuatan 27 gerbong kosong bertujuan Bettembourg, Luksemburg di wilayah antara Bettembourg dan Zoufftgen. Akibatnya, satu orang yaitu masinis dari KA penumpang meninggal dunia, sementara enam orang mengalami luka-luka dengan dua di antaranya mengalami luka cukup serius.

Pada saat kejadian, seorang kondektur kereta penumpang berkebangsaan Perancis berhasil menyelamatkan diri sebelum terjadinya tabrakan meskipun Ia mengalami luka-luka. Ia kemudian segera melaporkan kejadian ini pada pukul 08.45 waktu setempat, yang segera diikuti dengan respon tanggap darurat, dengan sekitar 60-70 personel darurat dikerahkan ke tempat kejadian yang tiba pada pukul 09.06. 

Perusahaan KA Luksemburg, CFL, mengeluarkan pernyataan pada pukul 14.45 waktu setempat bahwa rekaman data menunjukkan KA Penumpang CFL dengan nomor TER 88807 melanggar sinyal berhenti, yang alasannya belum diketahui dan sedang diinvestigasi, selain itu juga ditambahkan bahwa tidak ada alarm yang diterima tepat sebelum kejadian. Hal ini senada dengan pernyataan dari Menteri Perhubungan Luksemburg Francois Bausch yang menolak untuk berspekulasi dan mengatakan tim investigasi telah ada di tempat.

Akibat dari peristiwa ini, perjalanan KA di lintas Luksemburg hingga Thionville dihentikan selama 48 jam, dengan CFL menyediakan bus-bus tambahan untuk mengangkut penumpang.

Sebelumnya pada tahun 2006 peristiwa serupa terjadi di daerah yang sama, di mana terjadi tabarakan antara dua KA yang menewaskan enam orang. 

Sumber:

RE Digest|Ikko Haidar Farozy

About Ikko Haidar Farozy

Hanya orang biasa yang juga menulis di RE-Digest.
    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment