testimoni

testimoni

Kereta Ukur Listrik Aliran Atas Tiba di Jakarta, Begini Penampakannya

Kereta ukur listrik aliran atas SU 3 16 01 tiba di Stasiun Jatinegara | foto: Praditya Setiawan
(5/3) - Hari Sabtu (yang bersama hari Minggu) di Daop 1 Jakarta biasanya merupakan hari di mana KLB putar rangkaian KRL dan KLB tukar rangkaian KRL berjalan, selain KLB posko yang memang berjalan hampir setiap hari. Namun, Sabtu (4/3) ini merupakan Sabtu yang berbeda dari biasanya. Daop 1 Jakarta hari ini kedatangan tamu spesial, yang merupakan sebuah kereta yang masih kinyis-kinyis, yang pada senja kemarin menginjakkan rodanya untuk pertama kali di Jakarta.

Kereta tersebut merupakan kereta ukur listrik aliran atas milik Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Dirjenka Kemenhub), yang merupakan buatan PT Industri Kereta Api, satu-satunya industri manufaktur sarana perkeretaapian di Indonesia yang berbasis di Madiun, Jawa Timur. Sebelum pergi ke Jakarta, kereta ukur yang bernomor SU 3 16 01 ini terlebih dahulu diujicobakan di lintas Madiun-Wonokromo-Lawang pada hari Kamis (2/3) yang lalu.

Sepintas, kereta ini memiliki bentuk dan ciri fisik yang tidak berbeda jauh dengan kereta ukur Ciremai (SU 3 14 01) dan duo kereta inspeksi Merbabu (SI 3 16 01 dan SI 3 16 02), dengan bentuk kabin dan pola pewarnaan yang sama. Bahkan, jika dijejerkan dengan kereta ukur Ciremai, kedua kereta ini akan terlihat sama persis dengan kabin belakang yang memiliki pintu sambungan untuk berpindah antar kereta, andaikata kedua kereta ukur ini digandengkan dan dijalankan bersamaan.
Tampak belakang kereta ukur listrik aliran atas, dengan 3 buah lampu yang langsung menyorot ke arah langit. Terdapat sensor di dekat lampu tersebut | foto: Praditya Setiawan
Perbedaan paling utama terletak pada fungsi dari kereta ini. Bila kereta ukur Ciremai berfungsi sebagai track geometry car seperti kereta ukur Plasser & Theurer EM120 (SU 3 95 01) milik PT Kereta Api Indonesia, maka kereta ukur SU 3 16 01 berfungsi untuk mengukur listrik aliran atas. Kereta ukur ini juga dilengkapi 3 buah lampu sorot yang menghadap langsung ke arah langit untuk menerangi listrik aliran atas yang sedang diukur, dan juga sensor yang diletakkan di atap untuk pengambilan data pengukuran dari listrik aliran atas, yang nantinya akan mengirimkan data ke komputer yang ada di dalam kereta.

Lampu sensor pengukur listrik aliran atas yang dipasang di atap kereta

Kereta ukur SU 3 16 01 selama di Jakarta akan menginap di dipo lokomotif Tanah Abang, yang sudah biasa menjadi tempat menginap kereta inspeksi dan kereta ukur yang sedang bertamu ke Jakarta. Sebut saja KAIS Rail One, KRD Rail Clinic, KA Ukur EM120, KAIS milik Dirjenka, dan bahkan C-KRDE AC set 1 dan 2 yang baru dipulangkan dari Medan pun diinapkan di Tanah Abang.

Rencananya, Minggu dini hari kereta ukur SU 3 16 01 ini akan diujikan di lintas Tanah Abang-Manggarai PP, dan akan digunakan untuk kegiatan pengukuran listrik aliran atas di wilayah Daop 1 Jakarta beberapa hari setelahnya.

RED | MPSCLFJRN

About Muhammad Pascal Fajrin

Just a kid from yesterday, today. An early "two-headed age" young man with big dreams, and still trying to make those dreams come true. A romantic, loving, and caring person. Likes nasi goreng so much.
    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment