testimoni

testimoni

Okupansi Hokkaido Shinkansen Masihlah Rendah

H5系 H1編成 仙台駅入線.JPG
Sebuah kereta Shinkansen seri H5. Kereta jenis ini digunakan secara reguler dalam layanan Hokkaido Shinkansen (Sukhoi37, Wikimedia)
[26/03] Tidak terasa sudah setahun Hokkaido Shinkansen telah beroperasi. Akan tetapi, gambaran yang dimiliki oleh Hokkaido Railway Company yang selanjutnya disebut JR Hokkaido dan jalur Shinkansen yang baru berusia jagung ini ternyata tidaklah indah.


Seperti yang dilansir dari Nikkei Asia, meskipun tingkat okupansi jalur Shinkansen ini hingga 7 Februari 2017 lalu mencapai 33% yang sudah melebihi ramalan, tetapi tingkat ini masih lumayan jauh di bawah Hokuriku Shinkansen yang melayani rute Tokyo-Nagano-Kanazawa di tahun pertamanya yang mencapai 47%.

Tingkat okupansi secara periodiknya sendiri pun tidak bisa dibilang bagus, dengan angka 40-48% pada musim wisatawan di bulan Juli-September, lalu kemudian jatuh sampai serendah 19% di bulan Januari dan Februari. Sebagai perbandingan, meskipun tidak disebutkan persentasenya tetapi penerbangan di sektor Tokyo-Hakodate hanya mengalami penurunan sebanyak 5% pada bulan April tahun hingga Februari ini dibandingkan tahun sebelumnya.

Salah satu faktor yang memengaruhi okupansi layanan Hokkaido Shinkansen ini adalah waktu perjalanan yang masih dirasa jauh. Sebagai gambaran, sampai saat ini perjalanan tercepat dari Tokyo ke Shin-Hakodate-Hokuto memakan waktu 4 jam lebih 2 menit sesuai jadwal, yang masih sangat mepet dengan anggapan umum orang Jepang yang lebih memilih kereta daripada pesawat jika perjalanan dengan kereta memakan waktu kurang dari 4 jam. Sebagai gambaran, layanan Hokuriku Shinkansen dari Tokyo hingga Kanazawa hanya memakan waktu sekitar 3 jam yang kemudian berhasil "menggusur" pasar penerbangan Tokyo-Komatsu dan Tokyo-Ishikawa yang merupakan bandara terdekat dari wilayah Kanzawa.


JR Hokkaido tentu tidak tinggal diam dalam menghadapi situasi ini. Mereka telah merencanakan paket promosi seperti paket menginap semalam di Shin-Hakodate-Hokuto, dan untuk menjual tiket bolak-balik relasi Shin-Hakodate-Hokuto dan Shin-Aomori dengan harga 4.000 Yen atau sekitar 30% harga normal untuk pengguna jasa yang tinggal di dekat stasiun tersebut.

Sumber
Nikkei Asia

Railway Enthusiast Digest|Ikko Haidar Farozy

About Ikko Haidar Farozy

Hanya orang biasa yang juga menulis di RE-Digest.
    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment