testimoni

testimoni

10 Orang Tewas Dalam Ledakan di Stasiun Metro St. Petersburg

Kondisi peron Stasiun Sennaya Ploschad yang berantakan akibat ledakan
The Lentach

[4/4]. Sebuah ledakan terjadi di Stasiun Metro Sennaya Ploschad yang berada di Kota Sankt Petersburg, Russia pada Senin kemarin, Dilansir dari RBTH Indonesia, ledakan terjadi sekitar pukul 6 pagi waktu Sankt Petersburg atau sekitar pukul 10 pagi Waktu Indonesia Barat. Dalam video amatir yang diunggah oleh saksi mata di Youtube memperlihatkan kepanikan yang terjadi seusai ledakan terjadi.

Asap hasil ledakan mengepul di seluruh stasiun. Penumpang yang panik berhamburan menyelamatkan diri. Ledakan yang terjadi menyebabkan kereta mengalami kerusakan yang cukup parah. Pintu kereta terlepas hingga hancur, kaca jendela kereta pecah, dan bagian dalam kereta mengalami kerusakan.


Asap tebal yang memenuhi seisi stasiun setelah ledakan terjadi
RBTH Indonesia

Ledakan ini terjadi tepat pada saat Presiden Russia Vladimir Putin tengah membacakan pidatonya di sebuah forum media. Putin mengatakan penyebab ledakan ini masih belum jelas. Namun pihaknya akan menyelidiki kemungkinan keterkaitan terorisme dalam ledakan ini. Seorang narasumber dari FSB yang tidak disebutkan namanya mengatakan kemungkinan besar ledakan ini adalah aksi terorisme.

Narasumber tersebut menjelaskan sistem keamanan di pintu masuk stasiun tidak bekerja yang memperkuat kemungkinan serangan terorisme. Akibat ledakan ini, 10 orang tewas dan 50 orang mengalami luka-luka. Juru Bicara Komite Antiteroris Russia mengatakan penumpang metro yang selamat selanjutnya dievakuasi keluar stasiun. 

Pasca ledakan ini, operasional kereta metro di St. Petersburg dihentikan sementara dan Bandara Pulkovo ditutup. Pemesanan sejumlah moda transportasi seperti Yandex, taksi, dan Uber pun penuh. Bus gratis disediakan  untuk mengangkut penumpang metro yang terlantar.  


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment