testimoni

testimoni

Atap Kanopi Stasiun Jatinegara Terbang, Perjalanan Terganggu

Peron 2 Jatinegara yang menjadi "terang" karena atapnya hilang | sent by: Pilar Gusmao

[9/4]. Sebuah kejadian unik terjadi di Stasiun Jatinegara. Atap kanopi yang menutupi peron 2 stasiun terbang pada pukul 2 siang hari tadi. Atap terbang akibat angin kencang yang meniup kawasan Jatinegara. Atap yang terbang membuat suasana peron 2 terlihat "sedikit" lebih terang. Terbangnya atap mengejutkan penumpang serta pecinta kereta api yang kebetulan sedang berada di stasiun. Atap seng yang terbang menimpa kabel LAA jalur 2 Stasiun Jatinegara sehingga menyebabkan kabel putus. Beruntung tidak ada korban luka dalam peristiwa ini.



Kondisi peron 2 Jatinegara dilihat dari peron 4 | sent by: Pilar Gusmao

Akibat peristiwa ini, arus LAA di Stasiun Jatinegara terputus. KA 1380 KRL Bekasi-Jakarta Kota serta KA 1391 KRL Jakarta Kota-Bekasi pun menjadi korban listrik mati. Matinya listrik menyebabkan kedua KA tidak dapat melanjutkan perjalanan. KRD NR milik Dipo Bukit Duri diturunkan untuk mengevakuasi kedua KRL yang terjebak. Perjalanan KRL Commuter Line Bogor-Jatinegara dipotong hanya sampai Pasar Senen, KRL Jakarta Kota-Bekasi hanya sampai Manggarai, serta KRL Bekasi-Jakarta Kota hanya sampai Buaran.

Tak hanya KRL, sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh pun terganggu akibat terbangnya atap kanopi Stasiun Jatinegara ini. Kereta jarak jauh yang terkena imbasnya adalah KA 23 Argo Parahyangan, KA 56 Bangunkarta, KA 117 Senja Utama Yogyakarta, dan KA 2509 angkutan petikemas. Berhubung jalur 2 Stasiun Jatinegara tidak dapat digunakan akibat kabel yang putus, perjalanan KAJJ yang berhenti di Jatinegara dialihkan ke jalur 3. Teknisi resort LAA diturunkan untuk memperbaiki kabel LAA yang putus. Atap kanopi kemudian diperbaiki. Perjalanan KRL kembali normal sekitar pukul 18.00.

Berikut adalah cuplikan suasana Stasiun Jatinegara pasca terbangnya atap di peron 2.



RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment