testimoni

testimoni

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Resmi Digarap

Diorama kereta cepat Tiongkok yang dipamerkan di Senayan City pada Agustus 2015 lalu

[7/4]. Setelah menghilang tak ada kabar selama beberapa tahun terakhir, akhirnya proyek Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung mulai mendekati titik terang. PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) dan High Speed Railway Contractor Consortium (HSRCC) menandatangani kontrak Engineering, Procurement, and Construction (EPC) di Gedung WIKA pada Selasa kemarin.

Dilansir dari Tempo.co, Dirut PT KCIC Hanggoro Budi Wiryawan mengatakan kontraktor akan langsung bekerja setelah penandatanganan ini. Proyek ini sendiri ditargetkan selesai pada 2019. Hanggoro mengatakan untuk mengejar ketertinggalan target tersebut, kemungkinan KCIC akan menambah jumlah pekerja dan peralatan untuk mempersingkat waktu.

baca juga: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan Dilanjutkan Kembali

Ada banyak kendala yang menghambat pengerjaan proyek ini. Salah satunya adalah masalah pembebasan lahan. Terkait masalah ini, Hanggoro tidak banyak berkomentar. Saat ini KCIC masih berupaya untuk membebaskan lahan. Selain masalah pembebasan lahan, masalah lainnya pun muncul seperti kesulitan dana yang dialami 4 BUMN investor kereta cepat ini.

Salah satu investor yang mengalami kesulitan pendanaan adalah PT KAI. China Developtment Bank (CDB) sendiri enggan mencairkan dana apabila lahan untuk proyek ini belum dibebaskan sepenuhnya. Pemerintah sendiri saat ini tengah bernegosiasi dengan pihak CDB terkait masalah lahan. Hanggoro sendiri berharap negosiasi tersebut bisa secepatnya menemui kata sepakat.

baca juga: WIKA Mendapatkan Kontrak untuk Membangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment