testimoni

testimoni

Pinjaman Dana Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Cair

European Tribune

[17/5]. Setelah penantian yang cukup lama, akhirnya dana pembangunan Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung resmi dicairkan. Pencairan ini ditandai dengan ditandatanganinya perjanjian antara China Developtment Bank dengan PT KCIC di Beijing pada 14 Mei lalu setelah Presiden Joko Widodo menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi One Belt One Road (OBOR) dan melakukan pertemuan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Dana yang dicairkan sebesar USD 4,5 miliar. Dana dari CDB ini nantinya akan menyokong 75% pendanaan pembangunan ini. Sedangkan sisanya yang 25% (USD 1,5 miliar) akan didanai oleh KCIC sendiri. Total dana yang dibutuhkan untuk proyek ini adalah USD 6 miliar. Pencairan dana ini terjadi setelah pihak Indonesia melakukan negosiasi dengan pihak CDB.

baca juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Resmi Digarap

Selain pencairan dana pinjaman proyek kereta cepat, Pemerintah Indonesia dan Tiongkok juga menyepakati sejumlah proyek dan kerjasama. Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Negara Bey Machmudin mengatakan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dan Menteri Perdagangan juga menandatangani kerjasama di bidang ekonomi dan keteknikan dengan Menteri Perdagangan Tiongkok Zhong San.

Bey juga mengatakan ada pula penandatanganan kerjasama implementasi kemitraan komprehensif Indonesia-Tiongkok 2017-2021 yang dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi. Presiden Jokowi berharap penandatanaganan tersebut dapat diikuti oleh penandatanganan kontrak dan kerjasama lainnya.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo
Railjournal
Tribunnews

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment