testimoni

testimoni

Rail Clinic 3 Dipajang di Priok, Segera Dikirim ke Lampung!

Rail Clinic 3 yang diinapkan sementara di Stasiun Tanjung Priok. Foto ini diambil atas izin pihak terkait.
[29/05] - Sesuai dengan perencanaan awalnya di mana rangkaian Rail Clinic 3 akan didinaskan di wilayah Divisi Regional IV Tanjung Karang setelah lama berdiam di Dipo Lokomotif Tanah Abang, akhirnya pada hari Senin 29 Mei 2017 dilakukan serahterima rangkaian Rail Clinic 3 di Stasiun Tanjung Priok antara Daerah Operasional I Jakarta dengan Divisi Regional IV Tanjung Karang.

Prosesi serahterima dijadwalkan pada pukul 10.00 pagi, akan tetapi sempat terjadi keterlambatan dikarenakan pada waktu yang telah dijadwalkan, rangkaian masih berada di sekitar Stasiun Pasar Senen.

Tim REDaksi sendiri memergoki rangkaian Rail Clinic 3 pada pukul 14.45 masih bertengger di jalur 7 Stasiun Tanjung Priok. Ketika Tim REDaksi bertanya dengan salah seorang petugas pengangkutan, ia berkata bahwa rangkaian ini direncanakan akan dilangsir terlebih dahulu ke jalur 3 Stasiun Tanjung Priok sebelum dipindahkan ke Stasiun Pasoso.
Rail Clinic 3 dari kejauhan
Selain itu, Tim REDaksi juga diberi izin oleh petugas tersebut untuk memotret dari dekat rangkaian Rail Clinic 3, termasuk untuk memasuki kabin masinis. Dari dalam kabin terlihat pekerjaan pemasangan segel pada pintu untuk mengamankan agar pintu tidak bergerak selama proses pengiriman dengan cara pintu gesernya diikat kawat.
Pemasangan kawat pada pintu sebelum pengiriman.  Foto ini diambil atas izin pihak terkait

Selanjutnya proses pengiriman direncanakan akan dilakukan pada keesokan hari (Selasa, 30 Mei - REDaksi) dengan jadwal pukul 8 pagi di Stasiun Pasoso, di mana rangkaian akan dinaikkan ke kapal untuk dikirim menuju Pelabuhan Panjang.

Semoga dengan dikirimnya rangkaian Railclinic 3 ini, pelayanan sosial PT KAI di Divisi Regional IV dapat terlaksana secara optimal.

Ikko Haidar Farozy | Railway Enthusiast Digest

About Ikko Haidar Farozy

Hanya orang biasa yang juga menulis di RE-Digest.
    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment