testimoni

testimoni

KA Prambanan Ekspres Ditabrak Truk di Dekat Stasiun Brambanan

Kondisi muka KRDE Prambanan Ekspres yang babak belur setelah ditabrak truk | Foto: Suparto Arjuna Tailor
[03/06] - Sudah tidak bosan-bosannya diingatkan untuk selalu berhati-hati di perlintasan Kereta Api, apalagi dalam rentang waktu kurang dari sebulan ini sudah terjadi tiga kali kecelakaan yang melibatkan tabrakan antara kereta api dengan kendaraan jalan raya di perlintasan sebidang. Eh ndilalah sekarang justru bertambah jadi empat kali dalam rentang waktu yang pendek ini.

Sesuai yang dilansir dari Solopos, pada pukul 10.15 pagi tadi telah terjadi tabrakan antara rangkaian KRDE K3 2 07 06-10 yang sedang melayani KA 255 Prambanan Ekspres, yang dikenal sebagai Prameks dengan relasi Solo Balapan-Yogyakarta dengan sebuah truk yang sedang terjebak di sebuah perlintasan sebidang di dekat Stasiun Brambanan, Jawa Tengah. Meskipun masinis telah melakukan upaya pengereman, tetapi tabrakan tetap tidak terelakkan.

Akibatnya, perjalanan KA Prameks ini seketika terhambat, dengan kerusakan yang dialami yaitu bagian muka yang terbuat dari fiber pecah dan tergores di sana-sini, serta kaca bagian depan juga pecah. Sementara keadaan truk lebih mengenaskan lagi, kendaraan dengan nomor polisi AB 8022 BT tersebut ringsek. Tidak hanya itu, sinyal masuk Stasiun Brambanan pun ikut rubuh karena tersambar truk. 

Meskipun sempat terjadi simpangsiur informasi, telah dikonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, di mana berdasarkan informasi dari media sosial, supir dan kernet truk hanya mengalami luka-luka dan sudah dibawa ke rumah sakit.
Foto Rherhe Dental Khursus Kecantikan.
Keadaan truk yang ringsek setelah menabrak KRDE Prambanan Ekspres | Foto: Rherhe Dental Khursus Kecantikan via Info Cegatan Jogja
Tidak hanya itu, karena kerusakan yang dialami oleh rangkaian KRDE ini cukup parah, maka rangkaian ini tidak dapat melanjutkan perjalanannya sehingga penumpang harus diturunkan untuk dioper dengan menggunakan perjalanan KA Prameks berikutnya. 

Dengan kejadian ini tentu saja kita berharap semoga kehati-hatian pengendara di perlintasan sebidang makin meningkat, sehingga tidak perlu lagi ada kejadian serupa. Mau sampai kapan berulang? Kita tentu tidak perlu menunggu jatuhnya korban lagi kan?

Sumber:

RE Digest | Ikko Haidar Farozy

About Ikko Haidar Farozy

Hanya orang biasa yang juga menulis di RE-Digest.
    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment