testimoni

testimoni

Mengejutkan, KRL Seri 1000 Rangkaian 1080F Diujicobakan Setelah Perakitan Menjadi 10 Kereta!

Rangkaian 1080F yang sudah menjadi SF10 bersanding dengan rangkaian Tokyu dan Tokyo Metro di Stasiun Bogor, 9/6
(9/6) - Proses mixing rangkaian KRL dari formasi yang lebih pendek menjadi lebih panjang ternyata masih berlanjut. Sebelumnya, dua rangkaian KRL seri 203, yaitu rangkaian BOO-106 dan BOO-109 yang awalnya dioperasikan dengan formasi 8 kereta (SF8) dikembalikan lagi menjadi 10 kereta (SF10) seperti saat beroperasi di Jepang, meskipun dengan komposisi yang berbeda dan salah satunya cukup absurd. Sukses dengan eksperimen terhadap kedua rangkaian ini, proses mixing pun dilanjutkan oleh PT KCJ ke rangkaian lain. Namun, kali ini bukan rangkaian KRL milik PT KCJ yang di-mix, melainkan rangkaian KRL milik PT KAI yang diboyong saat PT KCJ masih menjadi sebuah divisi khusus bernama Divisi Jabotabek.

Adalah KRL seri 1000 eks Toyo Rapid rangkaian 1080F (eks Tokyo Metro seri 5000 rangkaian 5822F), yang merupakan rangkaian KRL yang diambil secara cuma-cuma dari Jepang bersama 5 rangkaian lainnya (meskipun ternodai noktah hitam di belakangnya) di tahun 2006-2007 yang lalu, yang dieksperimenkan menjadi rangkaian SF10. Dua kereta tambahan untuk rangkaian ini diperoleh dari kakaknya yang memiliki nomor lebih tinggi, yaitu 1090F (eks Tokyo Metro seri 5000 rangkaian 5820F), yaitu kereta nomor 1094 (eks 5343) dan 1095 (eks 5109).
Susunan rangkaian 1080F SF10
Rangkaian ini mulai masuk proses perakitan menjadi SF10 sejak Sabtu (3/6) yang lalu, dan sedianya akan diujicobakan keesokan harinya dengan rute Depok-Manggarai PP. Namun karena sebuah kendala, ujicoba rangkaian ini pun tertunda dan akhirnya baru terlaksana pada pagi jelang siang hari ini, dengan rute Depok-Bogor PP. Berangkat dari Depok jam 11 pagi jelang siang di tengah-tengah keramaian perjalanan KRL, rangkaian tiba di Bogor sekitar setengah jam kemudian. Berhenti di Bogor selama setengah jam, rangkaian pun kembali bertolak ke Depok dan tiba sekitar pukul 12:30 siang.
Rangkaian 1080F persiapan pulang ke dipo Depok. Terlihat cukup jelas bahwa pantograf rangkaian ini telah bertambah menjadi 4 buah, sebelumnya hanya 3 buah | foto: Rafli Naufal Arza
Menurut salah satu sumber kami, rangkaian 1080F sebelumnya pernah didinaskan dengan formasi SF10 pada debutnya sebagai KRL Ekonomi AC South Line relasi Depok-Manggarai PP sekitar 10 tahun yang lalu, dengan menggunakan formasi asli bawaan Toyo Rapid. Namun keesokan harinya sebelum berdinas South Line di hari kedua, rangkaian ini diperpendek menjadi SF8 dengan melepas kereta 1087 dan 1088. Formasi ini kemudian bertahan sampai saat perakitan rangkaian ini menjadi SF10 kembali.

Dengan diubahnya formasi rangkaian ini menjadi SF10, maka jumlah total rangkaian SF10 menjadi 37 rangkaian yang terdiri dari 26 rangkaian KRL seri 205, 8 rangkaian KRL seri 6000, 2 rangkaian KRL seri 203, dan 1 rangkaian KRL seri 1000. Program mixing rangkaian menjadi SF10 atau SF12 pun dikabarkan masih akan terus berlanjut ke seri-seri lain, baik yang dibeli di era Divisi Jabotabek maupun di era KCJ, demi menambah kapasitas angkut kereta di seluruh jalur yang ada.

RED | MPSCLFJRN

About Muhammad Pascal Fajrin

Just a kid from yesterday, today. An early "two-headed age" young man with big dreams, and still trying to make those dreams come true. A romantic, loving, and caring person. Likes nasi goreng so much.
    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment