testimoni

testimoni

Rangkaian Kereta Cepat Standar Tiongkok Resmi Beroperasi

Rangkaian kereta cepat standar Tiongkok yang resmi beroperasi | Railway Gazette

[29/6]. Setelah sekian lama tidak memiliki standar dalam hal desain dan teknologi, akhirnya kereta cepat Tiongkok pun secara resmi memiliki standar desainnya tersendiri. Dua rangkaian kereta cepat dengan desain standar Tiongkok resmi beroperasi. Dilansir dari Railway Gazette, peresmian dilakukan pada 26 Juni lalu.

Dua rangkaian yang diresmikan ada CRRC Sifang CR400AF Blue Dolphin dan CRRC Changchun CR4000BF Golden Phoenix. Peresmian dua rangkaian ini dilakukan secara terpisah. Rangkaian CRRC Sifang CR400AF Blue Dolphin diresmikan di Beijing Selatan sedangkan CRRC Changchun CR400BF Golden Phoenix diresmikan di Shanghai Hongqiao.

Kepala Keteknikan China Railway He Huawu mengatakan dengan distandarkannya desain dan teknologi kereta cepat ini dapat mempermudah serta menghemat biaya produksi, perawatan, serta operasional karena teknologi yang digunakan hanya satu.



Perlu diketahui, selama ini kereta cepat yang digunakan oleh Tiongkok memiliki desain dan teknologi yang beragam karena diadaptasi dari banyak negara. Sebut saja Eropa dan Jepang. Sedangkan rangkaian Blue Dolphin dan Golden Phoenix menggunakan teknologi dan desain yang sepenuhnya dibuat dan dirancang di Tiongkok.

Rangkaian ini merupakan 2 dari 3 purwarupa kereta cepat standar Tiongkok yang diproduksi oleh pabrikan CRRC. Sebelumnya pada November 2016 lalu, dua rangkaian ini diperlihatkan kepada publik. Keduanya telah menjalani uji jalan sejauh 600.000 kilometer pada 2015 sebelum keduanya dinyatakan layak beroperasi. Nantinya standar yang digunakan Blue Dolphin dan Golden Phoenix akan digunakan pada rangkaian kereta cepat produksi Tiongkok di masa depan, baik yang dioperasikan di dalam negeri Tiongkok maupun yang akan diekspor keluar negeri termasuk ke Indonesia.

baca juga: Dua Purwarupa Kereta Cepat Terbaru Tiongkok Berhasil Diujicobakan

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo


About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment