testimoni

testimoni

Terowongan Pertama Kereta Cepat Jakarta-Bandung Mulai Dibangun

Proses groundbreaking terowongan kereta cepat Jakarta-Bandung di Walini | Xinhua


[18/7]. Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung sepertinya semakin mendekati kenyataan. Sabtu kemarin groundbreaking terowongan pertama jalur ini dilaksanakan di kawasan Walini, Padalarang. Dilansir dari Xinhuanet, groundbreaking ini dihadiri oleh Menteri BUMN Rini Soemarno. Groundbreaking ini dilakukan bersamaan dengan kunjungan Rini ke area proyek di kawasan Walini.

Rini mengatakan dirinya optimis proyek ini akan mulai dikerjakan penuh pada akhir Agustus ini. Dirinya juga mengatakan segala permasalahan yang menghambat proyek ini harus secepatnya dituntaskan. Rini mengatakan dirinya akan secepatnya berkoordinasi dengan PLN dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mengerjakan proyek ini. Rini juga mengatakan masalah yang menghambat dikerjakannya proyek selama ini adalah masalah pembebasan lahan.

Truk dan backhoe yang berada di lokasi proyek Terowongan Walini | Xinhua

Sejumlah kesepakatan telah diperoleh antara pihak Indonesia dan Tiongkok seperti pemberdayaan pekerja lokal dalam proyek ini. Meski agak terlambat, namun Rini menjamin proyek ini akan selesai tepat pada waktunya. Di lain tempat, Direktur Utama China Railway Engineering Corporation (CREC) Zhang Wei mengatakan dalam proyek terowongan ini pihak Tiongkok akan memperlihatkan sejumlah opsi serta memberikan pengalaman baru dalam pembangunan terowongan kereta cepat.

Zhang mengatakan pembangunan Terowongan Walini merupakan langkah penting dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. CREC akan bekerjasama dengan kontraktor asal Tiongkok lainnya untuk mengerjakan proyek kereta cepat serta proyek-proyek lainnya guna mewujudkan progam Belt and Road yang digagas oleh Pemerintah Tiongkok. Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung merupakan proyek kereta cepat pertama yang dikerjakan Tiongkok di Asia Tenggara.

Sebelumnya pada Mei lalu, dana pinjaman dari China Developtment Bank (CDB) untuk proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sebesar USD 4,5 miliar resmi dicairkan. Dana dari CDB nantinya akan membiayai 75% proyek kereta cepat. Sedangkan sisanya didanai sendiri oleh KCIC selaku kontraktor kereta cepat Jakarta-Bandung.

baca juga: Pinjaman Dana Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Cair


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment