testimoni

testimoni

Layanan Kereta Feeder Untuk Penumpang Kapal Beroperasi di Akita

Rangkaian KiHa yang digunakan untuk feeder penumpang kapal di Akita | Asahi

[4/8]. Layanan angkutan umum terintegrasi memang sudah seharusnya ada. Tak peduli moda transportasi apapun baik itu kapal, pesawat, bis, maupun kereta api semuanya harus terintegrasi untuk mempermudah masyarakat menuju tempat tujuan. Kamis kemarin, JR East mengoperasikan layanan kereta feeder untuk penumpang kapal di Akita.

Dilansir dari Asahi, layanan feeder ini beroperasi selama Festival Tohoku dilaksanakan mulai dari tanggal 3 hingga 6 Agustus 2017. Layanan terintegrasi ini menggunakan rangkaian KiHa sebanyak 4 kereta yang akan mengantar penumpang dari Pelabuhan Akita sampai Stasiun Akita sejauh 9 kilometer. Namun layanan ini tidak tersambung secara langsung.

Penumpang kapal yang hendak melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api terlebih dulu harus naik bus sampai terminal petikemas pelabuhan. Di sana telah disiapkan peron sementara yang nantinya akan digunakan untuk naik turun penumpang. Sehari ada 2 perjalanan kereta dari dan menuju Pelabuhan Akita. Jadwalnya disesuaikan dengan jam labuh dan layar kapal. Penumpang yang diperbolehkan naik kereta feeder ini hanyalah penumpang yang naik kapal.

Stasiun sementara yang dibangun di terminal petikemas Pelabuhan Akita | Asahi

Dioperasikannya layanan feeder ini merupakan jawaban atas sulitnya mencari bus pariwisata selama Festival Tohoku berlangsung. Penumpang kapal pertama yang merasakan kereta feeder ini adalah dari kapal Pacific Ikuinase dengan kapasitas 476 orang yang berlabuh di Akita pada pukul 8.00 waktu Jepang. Kehadiran kereta feeder ini pun disambut baik oleh masyarakat. Seperti misalnya wanita berusia 78 tahun dari Kyoto yang tak disebutkan namanya.

Dia menyambut baik kehadiran kereta feeder ini karena dapat mempermudah akses menuju Stasiun Akita dari pelabuhan serta tarif kereta yang jauh lebih murah ketimbang taksi. Selain itu perjalanan kereta api lebih tepat waktu sehingga dirinya tak perlu khawatir ketinggalan kapal ketika dia pulang ke Kyoto. Layanan feeder ini memang hanya beroperasi selama festival berlangsung, namun pihak JR East mengatakan tidak menutup kemungkinan kereta feeder untuk penumpang kapal ini akan beroperasi secara reguler pada tahun anggaran berikutnya.



RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment