testimoni

testimoni

Pemerintah Bengkulu Teken MOU Pembangunan Jalur Pulau Baai-Kotapadang

PLT Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menandatangani MOU pembangunan Jalur KA di Bengkulu | Bengkulunews

[3/8]. Setelah bertahun-tahun lamanya menantikan hadirnya jalur kereta api. Kini Provinsi Bengkulu akan segera mendapat apa yang diinginkannya. Pemerintah Provinsi Bengkulu meneken MOU pembangunan jalur kereta api Pulau Baai-Kotapadang (Bengkulu) pada Selasa kemarin. 

Dilansir dari Bengkulunews, penandatanganan ini dilakukan oleh PLT Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Dirut PT Trans Rentang Nusantara Indra Jaya Putra Yanuar, serta GM PT Pelindo II Bengkulu Drajat Sulistyo. Rohidin mengatakan pembangunan jalur kereta api ini dilakukan guna meningkatkan taraf serta pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu.

Jalur ini nantinya akan membentang sejauh 148,7 kilometer dari Stasiun Pulau Baai yang sudah ada sampai Stasiun Kotapadang yang berada di jalur utama Prabumulih-Lubuklinggau. Jalur ini nantinya akan melintasi 3 kabupaten dan 1 kotamadya yang diantaranya adalah Kabupaten Lebong, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Seluma, dan Kota Bengkulu.


Di jalur ini juga nantinya akan dibangun terowongan sejauh 900 meter yang akan menjadi terowongan kereta api terpanjang kedua di Indonesia menggeser posisi Terowongan Sasaksaat. Dirut PT Trans Rentang Nusantara Indra Jaya Putra Yanuar mengatakan biaya yang diperlukan untuk pembangunan jalur ini sekitar Rp 11 triliun.

Dana tersebut berasal dari investasi yang dilakukan oleh PT Trans Rentang Nusantara itu sendiri. Indra berharap pembangunan ini mendapat dukungan dari pemprov terutama untuk pembebasan laha. Pasalnya jalur ini nantinya akan melintasi hutan lindung sehingga diperlukan izin AMDAL dan izin pakai hutan. 

Tak hanya jalur kereta api. GM PT Pelindo II Bengkulu Drajat Sulistyo mengatakan nantinya juga akan dibangun sejumlah terminal seperti terminal petikemas, terminal batubara, terminal CVO, terminal penumpang, serta kawasan industri di wilayah Pulau Baai. Lahan seluas 1.200 hektare akan disiapkan oleh PT Pelindo II di Pulau Baai sesuai dengan MOU yang ditandatangani dengan Pemprov Bengkulu. Rencananya jalur ini akan mulai dibangun pertengahan 2018 mendatang dan ditargetkan akan rampung pada 2021 mendatang.


RE Digest | Bayu tri Sulistyo


About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment