testimoni

testimoni

APMS Basoetta Resmi Beroperasi

Rangkaian Automated People Mover System (APMS) Bandara Soekarno Hatta | Okezone

[17/9]. Setelah penantian yang cukup lama, akhirnya Automated People Mover System (APMS) Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi untuk umum. Peresmian APMS dilakukan secara langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Direktur Utama Angkasa Pura II M. Awaludin.

Peresmian dilakukan di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta. Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan ini adalah pertama kalinya bandara di Indonesia memiliki people mover. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan rasa bangganya atas beroperasinya APMS di Bandara Soekarno Hatta.

Peresmian APMS Basoetta oleh Menteri BUMN, Menteri Perhubungan, dan Dirut AP II | Detik

Proyek APMS ini dikerjakan selama setahun lamanya. Proyek dimulai pada September 2016. APMS dapat beroperasi setelah mendapatkan sertifikat layak jalan dari Ditjen Perkeretaapian Kemenhub setelah menjalani uji coba selama sebulan. Rencana pengoperasian ini meleset dari rencana sebelumnya yang akan dilakukan pada Juni.

Pembangunan APMS ini dimaksudkan untuk mempercepat waktu tempuh untuk berpindah antar terminal di Bandara Soekarno Hatta. Selama ini, untuk perpindahan penumpang antar terminal dilakukan menggunakan shuttle bus yang disediakan oleh pihak Angkasa Pura II. Untuk sementara ini, APMS hanya beroperasi menghubungkan Terminal 2 dan Terminal 3 serta belum beroperasi 24 jam penuh.

Dalam tahap pertama ini APMS hanya beroperasi pada jam-jam tertentu yakni pada pukul 7.00 - 10.00 WIB, 13.00 - 14.00 WIB, dan 17.00 - 19.00 dengan jeda waktu kedatangan setiap 5 menit sekali. Namun kedepannya APMS ini akan menghubungkan Terminal 1, Terminal 2, Terminal 3, dan Integrated Building serta beroperasi selama 24 jam penuh.

Setelah Soekarno Hatta, Angkasa Pura II berencana akan membangun sarana APMS di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Dipilihnya Bali sebagai tempat proyek APMS selanjutnya karena adanya peningkatan volume penumpang di bandara ini. Jika jadi dibangun, maka APMS akan menjadi sarana kereta pertama yang beroperasi di Pulau Dewata.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo






About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment