testimoni

testimoni

Bus Angkutan Penumpang Kereta Mabuk Akan Disediakan di Tokyo

Ilustrasi penumpang mabuk yang tertidur | Yahoo News

[30/11]. Kita seringkali mendengar istilah "bus tambahan darurat". Biasanya bus tambahan ini dioperasikan pada saat keadaan darurat seperti gangguan operasional kereta api. Namun apa jadinya jika bus tambahan darurat ini dioperasikan bukan untuk mengangkut penumpang kereta saat gangguan melainkann untuk mengangkut penumpang kereta yang mabuk? Inilah yang dilakukan oleh perusahaan otobus (PO) di Kota Tokyo, Nishi Tokyo Bus.

Nishi Tokyo Bus berencana akan mengoperasikan bus tambahan darurat setelah perjalanan kereta ekspres terakhir di Jalur JR Chuo. Bus darurat ini akan digunakan untuk mengangkut penumpang kereta yang mabuk berat dan tertidur hingga bablas sampai tujuan akhir, Stasiun Takao. Bus ini akan beroperasi pada tanggal 9, 16, dan 23 Desember 2017 atau bertepatan dengan Bonenkai. Bukan tanpa alasan mengapa bus ini dioperasikan saat Bonenkai.

Armada Nishi Tokyo Bus | Wikipedia

Saat Bonenkai banyak sekali orang pulang naik kereta dalam keadaan mabuk. Mereka mabuk setelah acara minum-minum yang diadakan oleh kantor mereka. Banyak sekali kejadian mereka tertidur di kereta dan terbawa sampai tujuan akhir. Sayangnya banyak dari mereka kebablasan saat naik kereta terakhir sehingga tidak ada akses bagi mereka untuk pulang ke tempat tujuan.

Bus ini nantinya akan diberangkatkan dari Takao pada pukul 00.55. Penumpang nantinya akan diantar ke Stasiun Hachioji. Setiap penumpang dikenakan biaya sebesar JPY 880 atau sekitar Rp 106.500. Penumpang diantarkan ke Hachioji karena fasilitas penunjang bagi pegawai yang pulang terlalu larut masih lebih lengkap ketimbang di Takao. 

Ini merupakan kali keempat bagi Nishi Tokyo Bus untuk mengoperasikan bus tambahan darurat bagi penumpang kereta yang mabuk saat Bonenkai. Pihak PO mengatakan pada gelaran tahun lalu mereka berhasil mengantarkan 75 orang dengan selamat dari Takao hingga Hachioji. Meskipun demikian, pihak PO tidak akan bertanggungjawab jika ada penumpangnya yang mabuk melakukan hal-hal yang bodoh ataupun memalukan setelah diantar. 



RE Digest | Bayu Tri Sulistyo
  

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment