testimoni

testimoni

Double Kill! KA Sembrani dan Argo Bromo Anggrek Tabrakan Dengan Truk di Gresik

Kondisi bangkai truk yang bertabrakan dengan KA Sembrani dan Argo Bromo Anggrek di Gresik | Tribunnews

[1/11]. Kita sering sekali melihat berita pengendara kendaraan bermotor bertabrakan dengan kereta api di perlintasan. Dalam kasus kecelakaan di perlintasan, biasanya pengendara hanya bertabrakan dengan satu kereta saja. Namun apa jadinya jika kendaraan bertabrakan dengan dua kereta di saat yang bersamaan?

Peristiwa ini terjadi di Gresik, Jawa Timur. Sebuah truk pengangkut pasir bertabrakan dengan dua kereta api yakni KA 47 Sembrani relasi Surabaya Pasarturi - Gambir dan KA 2 Argo Bromo Anggrek Pagi relasi Gambir - Surabaya Pasarturi. Kecelakaan ini terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di petak antara Stasiun Duduk dan Lamongan.

Peristiwa ini terjadi pada pukul 18.22. Pada saat kejadian, truk bermuatan pasir dengan nomor polisi S 9271 UF tengah menyeberang di perlintasan tanpa palang pintu ini. Saat di tengah perlintasan, truk tiba-tiba mogok. Dari arah Surabaya, KA 47 Sembrani yang dihela lokomotif CC 203 98 10 melaju kencang dan langsung menghantam truk.

Kondisi truk setelah menghantam KA Sembrani | istimewa


Truk sempat terseret KA 47 sebelum akhirnya truk kembali dihantam oleh KA 2 yang dihela lokomotif CC 206 13 89 dari arah berlawanan. Akibatnya truk pun langsung hancur karena menghantam 2 KA sekaligus. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena sang sopir berhasil menyelamatkan diri. Namun sang sopir terpaksa dilarikan ke Puskesdes terdekat karena pingsan setelah melihat kondisi truknya yang hancur. 

Akibat peristiwa ini lokomotif dari kedua KA mengalami kerusakkan. Bahkan CC 203 98 10 yang menghela KA 47 anjlok sebanyak 1 as. Kereta penolong milik Dipo Lokomotif Sidotopo diturunkan untuk membantu proses evakuasi. Akibat peristiwa ini, perjalanan dua KA barang tertahan di Stasiun Duduk dan Surabayan.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment