testimoni

testimoni

Berangkat Terlalu Awal, KA Shinkansen Tinggalkan 200 Penumpang

SHARE
Sebuah KA Shinkansen memasuki Stasiun Nagoya | Foto: DrKssn, Wikimedia Commons
[18/12] - Tertinggal kereta memanglah merupakan hal yang sangat menyebalkan. Tetapi bagaimana jika kemudian yang tertinggal kereta berjumlah sampai 200 orang dikarenakan kereta tersebut berangkat terlalu awal, dalam keadaan kosong pula?

Ya, dan hal inilah yang sempat terjadi di Stasiun Nagoya, Jepang. Berdasarkan yang dilansir dari Rocketnews 24 dan Huffingtonpost Jepang, insiden ini terjadi pada tanggal 13 Desember lalu ketika sebuah KA Shinkansen yaitu Kodama 684 dengan rangkaian 16 kereta tujuan Tokyo berangkat dari Stasiun Nagoya pada pukul 20.00 malam waktu setempat dalam keadaan kosong melompong tanpa penumpang. Akibatnya, sekitar 200 penumpang yang masih menunggu di peron sontak kebingungan ketika kereta mereka tiba-tiba saja berangkat. 

Beruntunglah, kesalahan ini langsung diketahui oleh petugas stasiun yang segera menekan tombol darurat sehingga KA yang baru saja berangkat langsung berhenti darurat, dan kemudian mundur sekitar 20 meter kembali ke peron untuk kemudian memberi kesempatan penumpang untuk menaiki rangkaian sebelum kemudian diberangkatkan kembali. 

Menurut keterangan pers dari Central Japan Railway Company (JR Central), insiden ini terjadi dikarenakan masinis mengecek bahwa pintu telah tertutup, namun ia langsung berasumsi bahwa penumpang telah naik. Padahal sebenarnya pintu tersebut memang belum dibuka oleh kondektur untuk menaikkan penumpang. Pihak JR Central saat ini telah menginvestigasi insiden ini lebih mendalam agar tidak terulang di kemudian hari.

Sumber

RED | Ikko Haidar Farozy

About Ikko Haidar Farozy

Hanya orang biasa yang juga menulis di RE-Digest.
    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment