testimoni

testimoni

Edi Sukmoro Lepas Jabatan

SHARE
Edi Sukmoro saat melakukan inspeksi di kereta penumpang | Hidupkatolik

[12/1]. Setelah hampir 4 tahun menjabat, Edi Sukmoro resmi meletakkan jabatannya sebagai Direktur Utama PT KAI. Pria dengan nama lengkap Leonardus Edi Sukmoro ini meletakkan jabatannya pada Kamis kemarin. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Edi sendiri. Dirinya berterimakasih pada semua pihak yang telah mendukung dirinya selama menjabat sebagai Dirut KAI. Turunnya Edi juga dibenarkan oleh salah seorang pejabat tinggi di Kementerian BUMN. Turunnya Edi dikarenakan masa jabatannya yang sudah habis. 

Untuk sementara, pucuk kepemimpinan KAI dipimpin oleh Pelaksana Tugas (PLT) Budi Noviantoro yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Logistik dan Pengembangan KAI. Edi pertama kali menjabat sebagai Dirut KAI pada 2014 menggantikan Ignasius Jonan yang diangkat oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Perhubungan pada saat itu.

Selama menjabat, Edi berhasil membuat KAI menciptakan laba sebesar Rp 1,4 triliun pada tahun 2017 bahkan membuat KAI menjadi satu-satunya BUMN yang mencetak laba di saat BUMN lainnya, termasuk Pertamina dan Garuda Indonesia, mengalami kerugian. Namun di saat yang bersamaan, ada pula masalah yang hadir selama masa kepemimpinannya seperti penurunan pelayanan pada kereta eksekutif hingga gelaran KAI Travel Fair. Sampai saat ini belum diputuskan siapa yang akan menduduki jabatan sebagai orang nomor 1 di KAI.

Baca juga: [Opini] 71 Tahun KAI, Mau Dibawa Ke Mana?

Siapapun yang akan menduduki jabatan itu, harus siap mengerjakan sejumlah pekerjaan rumah yang belum tuntas di masa kepemimpinan Edi Sukmoro seperti pembangunan kereta cepat Jakarta - Bandung, pembangunan LRT Jabodebek, sengketa lahan KAI, dan sejumlah problematika lainnya. Terima kasih Edi Sukmoro atas 4 tahun kepemimpinan anda. Semoga nantinya pengganti anda di KAI dapat membuat perkeretaapian Indonesia menjadi lebih baik.

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo
Liputan6

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment