testimoni

testimoni

Kyoto Railway Museum Akan di Renovasi

SHARE

Kyoto Railway Museum akan mengalami renovasi besar-besaran dengan memperluas tempat untuk menyimpan koleksinya dan mempercantik tampilannya. Kyoto Railway Museum akan menambah jumlah koleksinya sebanyak 53 unit kereta dari berbagai seri dan kelas sejak Agustus 2015. Rencananya renovasi akan selesai pada musim semi tahun depan dan akan diresmikan 29 April 2016.


Mengutip dari laman tetsudo-shimbun.com, redaksi RE-Digest akan membocorkan sedikit isinya kepada anda.

3D maket dari rencana perluasan Kyoto Railway Museum
sumber: tetsudo-shimbun.com

Tak hanya bisa melihat koleksi kereta. Pengunjung juga dapat merasakan fasilitas yang diberikan oleh kereta dan juga pengunjung dapat mempelajari cara kerja kereta beserta fitur-fitur keselamatannya.



Di bagian depan museum kita akan di sambut oleh kereta-kereta yang berkontribusi pada "kecepatan" di Jepang salah satunya adalah Shinkansen 0 series yang dipamerkan sebanyak 4 kereta.



Kita beralih ke "Twilight Plaza" di mana di bagian ini menggunakan kanopi generasi 2 dari Stasiun Kyoto yang di buat pada tahun 1914. Di sini dipamerkan kereta tidur Twilight Express bersama lokomotif listrik seri EF58.



Di pintu masuk bangunan utama museum kita akan di sambut oleh lokomotif uap seri 233 yang merupakan lokomotif uap buatan Jepang yang pertama.


Di hall utama anda dapat melihat (dari kanan) Kiha 381,JR E183 dan Shinkansen 500 series.


Di bagian lokomotif diesel anda di perbolehkan untuk melihat kolong dari DD 55.

Kita naik ke lantai 2. Di lantai 2 anda bisa belajar mengemudikan kereta api dengan aman,baik,dan benar menggunakan simulator yang terhubung dengan kereta model yang terdapat di balik jendela kaca. Dari kereta model ini anda juga dapat belajar tentang bagaiamana sistem ATC (Automatic Train Controller) dan ATS (Automatic Train Stop) bekerja.


Di balkon. Kita dapat melihat Shinkansen melintas di samping museum dan kita juga bisa melihat Kyoto Tower dan Benteng Toji.



Bayu Tri Sulistyo
di kutip dan terjemahkan ke Bahasa Indonesia dari laman 
http://tetsudo-shimbun.com/article/topic/entry-561.html










About Bayu Tri Sulistyo