testimoni

testimoni

KCI Akan Terapkan Fare Adjustment 8 Januari Mendatang

SHARE
Informasi fare adjustment/penyelaras tarif KRL Commuter Line
[04/01] - Setelah sempat diwacanakan tahun lalu ketika PT KCI masih bernama PT KCJ, tampaknya penantian akan direalisasikannya sistem fare adjustment yang juga disebut penyelaras tarif akan segera berakhir, pasalnya sistem ini sudah resmi akan segera diterapkan mulai Senin 8 Januari 2018 Mendatang.

Seperti yang dikutip dari rilis resmi PT KCI, sistem fare adjustment ini bekerja dengan prinsip "selaras", di mana tarif yang dikenakan pada pengguna jasa sesuai dengan jarak yang ditempuh, dengan selisih tarif yang dibayarkan pada perjalanan tidak lagi mengakibatkan pinalti, tetapi cukup dibayarkan selisihnya, sehingga baik pengguna Tiket Harian Berjaminan (THB) dan Kartu Multi Trip (KMT) akan sama-sama diuntungkan dengan mekanisme ini.

Untuk pengguna THB, sistem yang selama ini berlaku di mana kekurangan pembayaran (turun di stasiun yang lebih jauh dari tarif yang dibayarkan) akan mengakibatkan penalti sebesar Rp 10.000 (THB diambil dan jaminan hangus), akan digantikan dengan sistem fare adjustment di mana pengguna THB yang turun di stasiun yang lebih jauh dari tarif yang dibayarkan cukup membayar selisih tarif yang telah dibayar saat membeli THB dengan tarif seharusnya agar bisa tap out tanpa dikenakan penalti. 

Proses pembayaran selisih tarif ini dapat dilakukan baik di mesin fare adjustment ataupun loket dua arah yang tersedia di dekat gate. Untuk saat ini terdapat 26 mesin fare adjustment yang sudah tersedia di 25 stasiun di Jabodetabek, sedangkan stasiun yang belum ada mesin fare adjustment menerima pembayaran selisih tarif di loket dua arah, ataupun dengan bantuan petugas untuk ke loket untuk kemudian melakukan pembayaran selisih tarif.

Sementara untuk pengguna KMT, sistem yang selama ini berlaku di mana saldo minimum adalah Rp 13.000 (Tarif terjauh) akan digantikan dengan sistem fare adjustment di mana saldo minimum jauh berkurang menjadi Rp 5.000 saja. Pengguna KMT yang tarif perjalanannya lebih dari saldo KMT yang tersedia dapat mengisi ulang saldo KMTnya di mesin fare adjustment atau loket dua arah yang tersedia hingga mencukupi agar kemudian bisa tap out tanpa dikenakan penalti.

Mesin fare adjustment seperti ini telah tersedia di 25 stasiun dan akan dapat digunakan untuk membayar selisih tarif perjalanan THB/KMT dengan sistem fare adjustment ini.
Perlu diingat, tidak ada uang kembalian dalam proses pembayaran selisih tarif perjalanan baik menggunakan mesin fare adjustment ataupun loket dua arah, jadi sediakan uang pas untuk melakukan pembayaran selisih tarifnya.

Fare adjustment atau penyelaras tarif sendiri sebenarnya bukan merupakan barang baru di dunia transportasi massal berbasis rel, karena negara maju seperti Jepang telah menerapkan sistem ini di sebagian besar perusahaan kereta api mereka sejak lama. Tentu saja ini adalah hal yang sangat baik bagi PT KCI untuk benar-benar menerapkan sistem ini. 

Semoga penerapan fare adjustment ini sukses sehingga penumpang akan jauh dipermudah dalam bepergian menggunakan KRL Commuter Line dan pelayanan KCI jauh meningkat.

RED | Ikko Haidar Farozy

About Ikko Haidar Farozy

Hanya orang biasa yang juga menulis di RE-Digest.