testimoni

testimoni

KAI Uji Coba Lokomotif Berbahan Bakar Biodiesel

SHARE
CC 2051101 yang dijadikan lokomotif percobaan biodiesel B20 | picture by: Ardian Reval


[10/2]. Setelah sukses mengujicoba kereta pembangkit dengan bahan bakar gas alam, kini KAI mengujicoba bahan bakar alternatif untuk lokomotifnya. Siang tadi telah dilakukan peresmian uji coba lokomotif berbahan bakar biodiesel di Balai Yasa Lahat, Sumatera Selatan. Percobaan penggunaan biodiesel pada lokomotif ini merupakan kerjasama dari beberapa pihak.

Diantaranya adalah Kemenhub, Kementerian ESDM, KAI, BPPT, Pertamina, GE, ITB, APROBI, dan beberapa produsen minyak sawit di Indonesia. Biodiesel yang digunakan memiliki kadar 20% atau biasa disebut B20. Jadi biodiesel yang digunakan belum sepenuhnya murni karena masih ada campuran HSD di dalamnya. 

Banner peresmian yang ditempel di lokomotif CC 205 11 01 | picture by: Ardian Reval
Lokomotif yang digunakan sebagai "kelinci percobaan" biodiesel ini adalah monster merah Sumsel CC 2051101 dan CC 2051106. Meskipun diuji menggunakan biodiesel, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Zulkifri mengatakan tidak ada modifikasi khusus pada kedua lokomotif yang diujicoba menggunakan biodiesel. Ujicoba ini akan dilakukan selama 6 bulan ke depan dengan berdinas seperti biasanya. Jika berhasil maka tidak menutup kemungkinan penggunaan biodiesel B20 akan diperluas ke lokomotif diesel lainnya di Indonesia. 

Penggunaan biodiesel untuk lokomotif dilakukan untuk mengurangi emisi gas buang pada lokomotif karena biodiesel dipercaya lebih ramah lingkungan ketimbang solar. Selain itu produksi minyak sawit di Indonesia sangatlah besar namun tidak termanfaatkan dengan baik sehingga diharapkan penggunaan biodiesel pada lokomotif dapat meningkatkan potensi pemanfaatan minyak sawit.  


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo