testimoni

testimoni

[GALERI] KRL Seri 5000 Rangkaian 5817F

SHARE
KRL seri 5000 rangkaian 5817F adalah salah satu dari tiga rangkaian KRL seri 5000 dari Tokyo Metro yang didatangkan oleh Departemen Perhubungan RI pada tahun 2006 yang lalu untuk mendukung program KRL ekonomi AC. KRL ini, beserta dua rekannya, didatangkan bersama dengan tiga rangkaian KRL seri 1000 dari Toyo Rapid. Kedatangan KRL ini diselimuti oleh noktah hitam, karena pada saat itu yang seharusnya datang adalah tiga rangkaian KRL seri 8000, dua rangkaian KRL seri 8090, dan satu rangkaian seri 8590, keseluruhannya dari Tokyu Corporation. KRL ini mulai berdinas di Jepang pada tahun 1967, mungkin seumuran dengan ayahmu atau ibumu.
KRL ini merupakan satu dari dua rangkaian "The Piyuts", sebutan untuk KRL seri 1000 dan 5000 yang diambil dari suara remnya, yang masih beroperasi di Jabodetabek. KRL ini memiliki formasi asli 10 kereta, namun pada awalnya dioperasikan hanya 8 kereta karena terbatasnya peron dan kurangnya daya listrik. Urutan formasi asli rangkaian ini adalah 5817-5248-5632-5359-5127-5927-5250-5634-5251-5017, di mana kemudian kereta 5250 dan 5634 dilepas, dan kereta 5248 ditukar dengan kereta 5246 dari rangkaian 5816F. Keempat rekannya sudah tidak lagi beroperasi: 1060F dimatikan pada tahun 2016 diduga karena memiliki kondisi yang tidak lebih prima dari rangkaian lain (AC sering panas, juga karena bagian mukanya penyok akibat anjlok dan menabrak tiang beton penyangga LAA),;1090F dijadikan donor untuk rangkaian ini dan 1080F; 5816F "Djoko Vision" dimatikan karena mengalami kerusakan komponen dan selanjutnya menjadi donor suku cadang; 5809F sementara tidak beroperasi namun mendapatkan jatah perawatan akhir di tahun ini sebagai rangkaian formasi 12 kereta, di mana rangkaian ini dimaksudkan untuk dimodifikasi agar dapat digandeng dengan sisa empat kereta dari 1090F.
Pada tahun 2017, rangkaian ini menjadi salah satu dari enam rangkaian yang beruntung dikarenakan menjadi rangkaian yang dipilih untuk diubah formasinya menjadi lebih panjang dari 10 kereta. Bersama dengan KRL seri 203 rangkaian BOO-106 dan BOO-109 serta KRL seri 1000 rangkaian 1080F, rangkaian ini dijadikan rangkaian dengan formasi baku 10 kereta. Kali ini, kereta 1092 dan 1093 dari 1090F yang diselipkan di tempat kereta 5250 dan 5634 pernah tergandeng pada rangkaian ini. Rangkaian 1090F sendiri merupakan modifikasi dari rangkaian 5820F, dan kereta 1092 serta 1093 memiliki nomor asli 5258 dan 5639, sehingga menggabungkan seri 1000 dan seri 5000 merupakan hal yang sangat memungkinkan.

Kereta 1092 dan 1093 sempat absen selama dua bulan, pada saat rangkaian ini baru dua bulan kembali menjadi 10 kereta, dikarena roda-rodanya telah mencapai batas minimum diameter (760 mm). Sempat dikira akan tetap menjadi 8 kereta, kereta 1092 dan 1093 kemudian kembali digandengkan pada rangkaian ini setelah roda-rodanya diganti dengan roda baru yang diimpor dari Jepang. Rangkaian ini kemudian kembali berdinas melayani pemerjalanan yang menggunakan dukungan sarana KRL formasi 10 kereta. KRL ini merupakan salah satu anggota keluarga dipo Bogor, bersama dengan 28 rangkaian KRL lainnya.
Awal kedatangannya di Indonesia, KRL ini sering didinaskan untuk layanan Pakuan Ekspres. Sewaktu KRL Ekonomi AC masuk ke lintas Serpong, KRL ini juga pernah digunakan untuk layanan Ciujung. Setelah KRL seri 6000 tahun pengadaan 2011-2013 tiba di Indonesia, KRL ini lebih sering berdinas di jalur Bogor ketimbang di jalur lain. KRL ini baru kembali menjelajahi jalur Bekasi dan Tangerang setelah kembali menjadi 10 kereta.
KRL ini tercatat pernah menggunakan tiga skema warna berbeda selama beroperasi di Jakarta, yaitu hijau-kuning, biru-kuning, dan merah-kuning. KRL ini terjadwal untuk program perawatan akhir lengkap tahun 2018, apakah warna merahnya akan menjadi lebih segar?
RED | MPSCLFJRN

Penulis, yang merupakan pemilik hak cipta dari foto-foto di atas, menerbitkan foto-foto tersebut dengan ketentuan berikut:Foto-foto di atas dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi-Berbagi Serupa 4.0 InternasionalAnda diperbolehkan:
  • Berbagi – menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apa pun;
  • Adaptasi – menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini.
Berdasarkan ketentuan berikut:
  • Atribusi – Anda harus mencantumkan nama yang tepat, memberikan tautan dengan lisensi, dan menyatakan bahwa perubahan telah dilakukan. Anda dapat melakukannya melalui cara yang Anda inginkan, namun tidak menyatakan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
  • Berbagi Serupa – Apabila Anda menggubah, mengubah, atau membuat turunan dari materi ini, Anda harus menyebarluaskan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan materi asli.

About Muhammad Pascal Fajrin

Just a kid from yesterday, today. An early "two-headed age" young man with big dreams, and still trying to make those dreams come true. A romantic, loving, and caring person. Likes nasi goreng so much.