testimoni

testimoni

Terowongan Notog Baru Telah Tersambung Sepenuhnya

SHARE
Para pekerja yang mengadakan syukuran tersambungnya Terowongan Notog Baru | picture by: Yofi Oktarisza

[6/3]. Setelah lebih dari setahun dikerjakan, akhirnya Terowongan Notog Baru kini sepenuhnya tersambung. Terowongan baru tersambung pada Senin kemarin sekitar pukul 2 siang. Tersambungnya dua sisi terowongan ditandai dengan dijebolnya dinding pembatas antara kedua sisi.

Para pekerja turut merayakan tersambungnya kedua sisi terowongan dengan mengadakan syukuran dan acara potong tumpeng sebagai bentuk rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa yang telah memberikan kemudahan, keselamatan, dan kelancaran selama mengerjakan terowongan. Terowongan Notog Baru merupakan salah satu terowongan yang dibangun dalam proyek Jalur Ganda Purwokerto - Kroya. Terowongan lainnya yang dibangun adalah Terowongan Kebasen Baru yang saat ini tengah dikerjakan. Terowongan ini pertama kali digali pada 2017 lalu.



Baik Notog maupun Kebasen keduanya dibangun menggunakan metode New Austrian Tunnel Method atau pembangunan terowongan dengan cara menggali tanah secara manual menggunakan alat berat dan bom lalu diperkuat dengan beton, tidak menggunakan TBM seperti MRT Jakarta. Terowongan Notog Baru memiliki panjang total 473 meter, jauh lebih panjang dari terowongan lama yang hanya memiliki panjang 230 meter.

Rencananya Terowongan Notog Baru dan Kebasen Baru akan menggantikan Terowongan Notog dan Kebasen yang lama setelah jalur ganda Purwokerto - Kroya beroperasi. Jalur yang melewati terowongan lama rencananya akan dimatikan tepat setelah jalur ganda beroperasi. Kedua terowongan baru ini diyakini dapat mengurangi waktu tempuh serta menambah kecepatan kereta karena menghilangkan tikungan yang tidak diperlukan.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo




About Bayu Tri Sulistyo