testimoni

testimoni

Sang Pembuka Impor 2018, KRL Seri 6000 Rangkaian 6122F Diujicobakan Setelah Adaptasi Lingkungan

SHARE
Rangkaian 6122F dan rangkaian 6129F di Stasiun Manggarai. Sebagai trivia, rangkaian 6122F semestinya datang terlebih dahulu di Indonesia bersama 6120F, akan tetapi justru 6129F yang datang bersama 6120F
[17/4] - Baru dua minggu tiba di Tanah Air, rangkaian KRL yang menjadi pembuka jalan impor pengadaan rangkaian KRL bukan baru tahun anggaran 2018 oleh PT KCI yaitu KRL Seri 6000 rangkaian 6122F yang didatangkan dari Tokyo Metro baru saja sukses menjalani uji dinamis perdananya siang tadi di Lintas Jabodetabek setelah sebelumnya menjalani proses adaptasi lingkungan di Dipo Depok dengan rute Depok-Manggarai-Depok.

Meski bisa dibilang kejar tayang, akan tetapi proses ujicoba rangkaian ini sudah bisa dibilang cukup rapi, baik dari pengecatan, pemasangan cowcatcher, dan pemasangan signage dan logo. Terlihat bagian muka dan striping bagian atas diwarnai menggunakan cat dengan tebal striping tipis seperti pada rangkaian Seri 6000 yang tiba di Indonesia sesudah 6121F dan 6124F dengan bagian logo "M Heart" ditutup cat berwarna putih, sedangkan striping bagian pintu diwarnai menggunakan stiker. Selain itu seperti pada umumnya rangkaian Seri 6000, bagian bogie dicat berwarna hitam sedangkan bagian komponen kelistrikan dicat abu-abu.
Bagian bogie yang dicat hitam serta bagian kelistrikan yang dicat abu-abu | Foto: Rico Perdana Putra
Sementara pada pemasangan signage dan logo KCI, tampak gambar Dahulukan Penumpang Turun sudah terpasang, sedangkan signage Kereta Khusus Wanita belum dipasang sama sekali baik pada kereta 1 dan kereta 10. Selain itu, signage interior seperti prosedur evakuasi, larangan dan peringatan pada pintu, serta pengingat untuk memberikan tempat duduk telah terpasang. 

Dari segi pemasangan logo KCI, untuk sisi kiri kereta konsisten semua berada pada sisi kiri pintu sehingga tidak menutupi angka stamformasi asli (kotak hitam kecil dengan angka putih) kecuali pada kereta 1, sedangkan pada sisi kanan kereta terdapat kelucuan di mana pada kereta 1-7 logo KCI terpasang di sisi kiri pintu sehingga tidak menutupi angka stamformasi asli, sedangkan pada kereta 8-10 logo KCI justru terpasang pada sisi kanan pintu sehingga menutupi angka stamformasi asli. 
Logo KCI pada kereta 1-7 yang berada di sebelah kiri pintu... 
...Namun pada kereta 8-10 hanya di sisi kanan justru berada di sisi kanan pintu. Terlihat signage interior juga sudah terpasang. 
Akan tetapi penampil tujuan LED yang sudah menjadi standar pada rangkaian KRL Seri 6000 stamformasi 10 kereta yang telah aktif berdinas bersama KCI belum difungsikan meskipun untuk menampilkan status Uji Coba. Ada kemungkinan penampil tujuan LED ini baru akan difungsikan ketika sudah berdinas reguler nanti jika melihat tren yang ada pada rangkaian 6129F dan 6120F yang penampil rutenya baru difungsikan ketika mulai berdinas reguler.

Seperti pada umumnya uji dinamis pagi hari, uji dinamis yang seharusnya dilaksanakan sekitar 9 pagi justru baru berangkat sekitar pukul 10 pagi dengan berangkat di belakang KA 1109. Setelah tiba di Manggarai setelah perjalanan 40 menit, rangkaian berhenti cukup lama di Manggarai untuk dilakukan pengecekan sebelum kemudian bergerak kembali menuju Depok di depan KA 1100, dengan rangkaian 6122F pulang dipo bersamaan dengan ketibaan KA 1100 tiba di Stasiun Depok. 
Rangkaian 6122F melintas Pasar Minggu | Foto: Saddam "Husein" 
Setelah ujicoba ini, proses adaptasi lingkungan pada 6122F akan diselesaikan sebelum diuji kembali bersama dengan Dirjenka Kemenhub untuk disertifikasi sebelum akhirnya bisa berstatus siap operasi dan melayani penumpang di lintas KCI. 

Selain rangkaian 6122F, hingga bulan April ini KCI juga mendatangkan tiga rangkaian KRL bukan baru Seri 205 dari East Japan Railway Company (JR East) yang telah tiba di Tanah Air Sabtu lalu yaitu 205-29F, 205-33F, dan 205-44F sebagai bagian dari pengadaan besar-besaran 42 rangkaian Seri 205 dari Jalur Musashino, yang uji dinamisnya juga sedang ditunggu-tunggu. 

Akan seperti apakah uji dinamis mereka? Apakah mereka diujicoba sudah dengan livery KCI, masih memelihara livery asli atau malah menggunakan livery "belang" yang sangat dagelan seperti ketika sebagian rangkaian Seri 205 asal Jalur Yokohama dan Nambu diujicoba dengan sangat kejar tayang di masa lalu? Kita lihat saja nanti. 

RED | Ikko Haidar Farozy

About Ikko Haidar Farozy

Hanya orang biasa yang juga menulis di RE-Digest.