testimoni

testimoni

Solo Express Resmi Beroperasi

SHARE
Rangkaian KRDE BIAS Solo Express saat peresmian di Stasiun Solo Balapan | picture by: Raka Anugerah

[17/5]. Di awal Bulan Suci Ramadhan ini warga Solo, Jogja, dan Kutoarjo kedatangan moda kereta api baru untuk bepergian ke tiga kota tersebut. Pagi tadi perjalanan KA Solo Express relasi Solo Balapan - Yogyakarta - Kutoarjo. Peresmian dilakukan di Stasiun Solo Balapan.

Peresmian ini dihadiri oleh sejumlah pejabat seperti Walikota Solo F.X. Hadi Rudyatmo, Direktur Operasional KAI Slamet Suseno Priyatno, dan Kepala Daop 6 Yogyakarta Ida Hidayati. Resmi beroperasinya Solo Express ditandai dengan pemecahan kendi dan diberikannya semboyan 40 oleh Walikota Solo.

Pemberian semboyan 40 oleh Walikota Solo
Dalam pidato sambutannya Hadi mengatakan sekarang masyarakat memiliki pilihan alternatif menuju Yogyakarta dan Kutoarjo selain Prambanan Express. Selain membahas mengenai beroperasinya Solo Express, Hadi juga meminta kepada KAI agar KA Batara Kresna dapat berhenti di sejumlah objek wisata di Kota Solo seperti Museum Keris.

KA Solo Express sendiri beroperasi menggunakan rangkaian KRDE bandara set kedua yang tadinya akan dialokasikan untuk KA Bandara Internasional Adi Soemarmo. Namun karena jalurnya belum jadi rangkaian diperbantukan di jalur Solo - Yogyakarta - Kutoarjo. Awalnya Solo Express hendak diresmikan pada tanggal 11 Mei, namun karena sarana belum siap peresmian pun diundur sampai tanggal 17 Mei.

Tarif kereta dipatok Rp 30.000 untuk perjalanan Solo - Yogyakarta dan Yogyakarta - Kutoarjo serta Rp 40.000 untuk perjalanan Solo - Kutoarjo. Dalam sehari ada 4 perjalanan Solo Express yakni 2 kali dari Solo dan 2 kali dari Kutoarjo. Perjalanan Solo Express berhenti di Stasiun Solo Balapan, Purwosari, Klaten, Maguwo, Lempuyangan, Yogyakarta, Wates, dan Kutoarjo. 




RE Digest | Bayu Tri Sulistyo | Erico 

About Bayu Tri Sulistyo