testimoni

testimoni

Aktivis Kecam Proyek Jalur Kereta di Taman Nasional Nairobi

SHARE
Seekor jerapah yang tinggal di Taman Nasional Nairobi, Kenya | Wikipedia

[24/7]. Kehidupan alam dan manusia selalu berkaitan erat satu sama lain. Di satu sisi keduanya saling membutuhkan, tapi di sisi lain juga saling bergesekan. Di era modern seperti saat ini populasi manusia berkembang pesat tiap tahunnya. Kehidupan liar pun semakin tersingkirkan oleh pembangunan yang dilakukan oleh manusia.

Seperti yang terjadi di Kenya. Aktifis lingkungan di Kenya mengecam proyek jalur kereta api yang melintasi Taman Nasional Nairobi. Jim Karani, salah seorang aktifis mengatakan kepada BBC bahwa proyek jalur kereta api ini telah melanggar aturan. Selain itu sejumlah aktifis lainnya menganggap pemerintah telah melanggar aturan tentang lingkungan serta tidak melakukan studi AMDAL sebelum proyek dimulai.

Gambaran jalur layang di tengah Taman Nasional Nairobi jika sudah beroperasi | The Star Kenya

Lain aktifis lain pula dengan pemerintah. Pemerintah Kenya mengatakan pihaknya sudah melakukan yang diamanahkan oleh hukum Kenya. Jalur kereta api yang dibangun merupakan proyek jalur kereta antar negara yang dibangun oleh Tiongkok untuk menghubungkan pelabuhan di pesisir Kenya dengan sejumlah negara seperti Uganda, Rwanda, Burundi, dan Republik Demokratik Kongo.

Trase jalur kereta ini memang melintas di tengah-tengah Taman Nasional Nairobi. Jalur yang melintas di tengah taman nasional dibangun layang supaya hewan-hewan liar yang tinggal di tengah taman nasional bisa melintas di bawah jalur tanpa khawatir tertabrak kereta. Namun pembangunan trase ini dikritisi oleh aktifis karena mengancam ekosistem serta mengusir binatang-binatang yang tinggal di tengah taman nasional.

Trase jalur kereta antar negara yang memotong di tengah Taman Nasional Nairobi | BBC

Pembangunan ini dilakukan untuk mempercepat pengiriman logistik dari dan menuju pelabuhan di pesisir Kenya. Selain itu, Kenya juga tengah bersaing dengan negata tetangganya, Tanzania, untuk membangun jalur kereta antar negara menuju pesisir.   


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo


About Bayu Tri Sulistyo