testimoni

testimoni

Oknum Suporter Serang KA Sawunggalih di Pasar Senen

SHARE
KA 115 Senja Utama Solo yang tertahan di Jatinegara akibat tawuran suporter di Pasar Senen | picture by: Yogatama Prasetyo

[28/7]. Oknum suporter sepakbola kembali membuat ulah. Kali ini yang menjadi korban adalah KA 123 Sawunggalih Malam di Stasiun Pasar Senen. Dini hari tadi oknum suporter Jak Mania tawuran sinyal masuk Stasiun Pasar Senen arah Jatinegara atau lebih tepatnya di petak antara Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gang Sentiong.

Massa yang tawuran sempat berusaha merangsek masuk Stasiun Pasar Senen. KA 123 Sawunggalih Malam dari Kutoarjo yang kebetulan masuk Pasar Senen saat tawuran ditimpuki batu oleh massa yang tawuran. Peistiwa tawuran dan penyerangan KA Sawunggalih ini diawali dengan aksi penghadangan suporter Persib Bandung, Viking, yang hendak menuju Jakarta oleh Jak Mania. Meskipun kami sendirii juga tidak paham hubungan antara KA Sawunggalih dengan semua peristiwa ini.



Akibatnya empat kaca jendela kereta penumpang pecah. Kaca jendela ruang PAP Pasar Senen pun turut menjadi korban peristiwa ini. Akibat peristiwa ini sejumlah perjalanan KA jarak jauh mengakhiri perjalanan di Stasiun Jatinegara.

KA yang mengakhiri perjalanan di Jatinegara di antaranya adalah KA 173 Gaya Baru Malam Selatan dari Surabaya Gubeng, KA 77A Gumarang dari Surabaya Pasar Turi, KA 7069 Tawang Jaya Premium dari Semarang Poncol. dan KA 115 Senja Utama Solo dari Solo Balapan. Seluruh penumpang diturunkan di Stasiun Jatinegara. Selanjutnya rangkaian dipulangkan ke Pasar Senen lewat Manggarai - Tanah Abang - Kampung Bandan.   


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo